Jokowi: Jakarta Rusak Karena Peraturan Bisa Dibeli

JAKARTA, PESATNEWS – Reformasi dibajak bandit-bandit politik dan birokrasi yang korup. Di Jakarta yang sudah rusak, aturan bisa dibeli kalangan oknum bermoral busuk. Bakal calon Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) diharapkan bisa merubah keadaan kembali sesuai amanat reformasi.

Jokowi menegaskan, kalau pemerintah konstinten dengan peraturan yang dibuat, niscaya masalah akan dapat teratasi. “Semua kan sudah diatur. Masalahnya, aturan itu bisa dibeli dan ditawar, banyak kepentingan di sini, itu saja. Persaturan tidak boleh dibeli!” seru Jokowi dalam Sarasehan ‘JAKARTA BARU: Kenapa Harus Jokowi-Basuki’ yang digelar Profesional Jakarta, Minggu (22/4).

“Aturan harus aturan, jangan sampai ditawar-tawar dan dibeli. Ruang hijau dibeli untuk mall. Ruang publik untuk perumahan. Setiap kota, ruang publik harus semakin banyak,” tambahnya. Bertindak sebagai pembicara sarasehan adalah Frans Magnis Suseno, dr Marius Widjajarta, Darmaningtyas, pengusaha Tedy Widjaya. Hadir pula pengamat politik Eef Saefullah Fatah.

Ia pun mencontohkan kebijakan pembuatan kartu tanda penduduk (KTP) dan surat izin lainnya di Solo. “Dulu, di Solo, buat KTP bisa berhari-hari dan berbulan-bulan, sekarang bisa satu jam. Buat surat IMB sampai berbulan-bulan sampai bertahun-tahun, sekarang sudah bisa lima hari,” jelas Walikota Solo ini.

“Kalau saya (jadi Gubernur DKI Jakarta), stop dulu semua yang tidak sesuai dengan aturan. Pemerintah kan punya power, tapi semua kebijakan itu harus digunakan untuk yang baik, untuk membantu rakyat,” tandas Jokowi yang berpasangan dengan Basuki Tjahya Purnama sebagai calon wakil gubernur DKI Jakarta.

Eep Saefullah Dukung Jokowi
Pengamat politik asal Universitas Indonesia (UI) Eep Saefullah Fatah, menyatakan bahwa dirinya memberikan dukungan kepada Jokowi. “Ya, memang saya mendukung Jokowi. Orang atau pejabat biasanya dekat dengan rakyat jelang pilkada. Akan tetapi, ini enggak, blusukan aja dia selama tujuh tahun,” kata Eep di sela-sela diskusi ‘Jakarta Baru: Kenapa Harus Jokowi-Ahok’, di Waroeng Solo, Jakarta, Minggu (22/4).

Menurut Eef, selama tujuh tahun menjadi Wali Kota Solo, Jokowi telah membuktikan banyak hal yang membuat pembangunan di Solo berjalan dengan baik. “Dia (Jokowi) sudah membuktikan tujuh tahun di Solo. Ada bukti yang sudah dia tunjukkan. Jadi seberapa asli janji dia sudah ada buktinya,” paparnya.

Namun, ia menyarankan Jokowi tetap harus berusaha keras untuk menyelesaikan masalah Jakarta. Meskipun masalah yang dihadapi tidak jauh berbeda dengan Solo, Jakarta memiliki cakupan dan masyarakat yang lebih besar. Jika berbicara mengenai sosok seorang Jokowi, Eep yakin bahwa di Solo ataupun di Jakarta tidak akan menjadi masalah. Karakter Jokowi sebagai pemimpin sudah terbukti dan teruji.

“Jokowi ini pemimpin yang punya karakter. Ia tidak punya beban dan tidak ditunggangi kepentingan apa pun. Jadi mau di Solo atau di Jakarta, ya itu Jokowi. Karakternya tidak akan berubah. Karakter itu sudah terbangun dari Jokowi. Jadi saya yakin Jokowi mampu,” tandas pengamat asal UI.

Profesional Jakarta Tolak Foke
Ketua Profesional Jakarta, Bimo Nugroho, menilai pembangunan infrastruktur berjalan lamban dan pelayanan pemerintah amat sangat buruk. Akibatnya perputaran bisnis menjadi tidak efisien dan tak efektif karena diganjal oleh ekonomi biaya tinggi.

“Kita tidak perlu merujuk pada data angka yang dapat menjebak dan larut diperdebatkan. Apa yang kita lihat dan kita alami sehari-hari, setiap hari, di Jakarta sungguh membuat kita frustasi. Kemacetan di mana-mana, banjir yang selalu menghantui, tingkat kriminalitas yang tinggi, dan kesehatan yang buruk lagi mahal, jelas membuat hidup kita tidak nyaman. Jakarta sungguh menguras tenaga dan pikiran, khususnya bagi para pekerja, mulai dari para buruh hingga para profesional,” ungkapnya.

“Dan kunci keburukan Jakarta, menurut kami, ada di tangan kepemimpinan gubernur yang tidak becus dan tidak profesional. Gubernur saat ini, Fauzi Bowo ternyata jauh panggang dari api, jauh gelar ahli dari kemampuannya,” paparnya.

Oleh sebab itu, lanjut Bimo, Profesional Jakarta memutuskan untuk menolak Fauzi Bowo karena kpemimpinannya yang birokratis dan gagal memecahkan problematika Jakarta. Selama hampir lima tahun menjadi gubernur, tidak ada satu pun program yang layak dikatakan berhasil, bahkan hanya meneruskan programd ari gubernur sebelumnya pun ia tidak mampu,” bebernya.

Menurut dia, antitesa kepemimpinan Fauzi Bowo adalah kepemimpinan Jokowi. Yakni, Jokowi berhasil mengubah wilayah (Solo) yang dipimpinannya, yang semula semrawut dan tidak aman, menjadi wilayah yang tertata dan nyaman. Maka, tegasnya, Profesional Jakarta memutuskan untuk mendukung pencalonan Jokowi- Basuki sebagai Gubernur DKI untuk peirode 1012-2017.

“Mengapa kami mendukung Jokowi-Basuki?Karena kandidat ini terbukti bersih, merakyat, dan yang terpenting bekerja secara profesional sehingga hasilnya bisa dirasakan warga yang selama ini mendambakan Indonesia nan adil, demokratis, dan bermartabat,” seru Ketua Profesional Jakarta Pro Jokowi-Basuki. (asf)
sumber http://www.pesatnews.com

About these ads

About Ridwan Garcia

Dalam hidupku hanya ingin melakukan yang terbaik buat diriku dan orang lain. melakukan yg terbaik itu tujuanku. Cukup banyaak juga tulisan tulisan ku di dunia maya, yg memang sengaja aku kumpulkan dalam satu website , apa yg aku tulis semoga akan bermanfaat banyak buat orang banyak dan khususnya untuk dunia maritime indonesia, aku adalah seorang pelaut. yg selalu berlayar jauh dari indonesia. karena kecintaan ku terhadap dunia maritime jika ada waktu luang aku selalu ingin menuangkan ide ide atau pengalamanku untuk membantu rekan rekan pelaut. dan ku harapkan sharing dan info yg kutulis bermanfaat buat rekan rekan pelaut indonesia. dunia maritime kita kekurangan banyak buku buku dalam terjemahan indonesia. semoga ke isengan ku ini bermanfaat buat orang banyak. salam Ridwan Garcia/ http://infokapal.wordpress.com/

Posted on April 22, 2012, in copy paste 22 Apr 2012. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: