Jokowi Memang Pintar

” Jokowi memang pintar,” kalimat itu diucapkan seorang pengamat politik, saat berbincang dengan saya di kantornya, tiga pekan kemarin.

Sambil ditemani dua cangkir kopi saya ngobrol dengannya. Salah satunya tentang, Joko Widodo, yang akrab di panggil Jokowi. Jokowi adalah walikota Solo. Ia saat ini mau maju Pilkada di ibukota. Tak tanggung yang dibidiknya adalah kursi DKI-1 yang cukup prestisius.

Jokowi untuk mewujudkan ambisinya berduet dengan Basuki Thahja Purnama yang juga punya nama julukan : Ahok. Basuki, sebelum jadi teman duet Jokowi, tercatat sebagai politisi Golkar, bahkan sempat menjadi anggota DPR Komisi II, sebelum akhirnya mengundurkan diri.

Jokowi, nama yang tak asing lagi di jagad berita. Namanya bahkan melesat dari Solo hingga Jakarta, saat ia mengenalkan Esemka, sebuah mobil hasil racikan siswa SMK di kota yang ia pimpin. Bahkan mobil itu dijadikannya mobil dinas. Meski kemudian mobil yang ‘menghebohkan’ itu tak lolos uji emisi.

Tapi ditangan Jokowi, Esemka jadi pembicaraan, bahkan sampai menggedor istana. Maka, kawan saya yang analis politik itu menilai Jokowi pintar. Pintar meracik sebuah isu, dan tahu kapan saatnya yang tepat untuk melemparkannya ke ruang publik. Maka meledaklah Esemka bersama Jokowi.

Sebelum berhasil menghebohkan Esemka, Jokowi juga berhasil membuat namanya dicatat dalam berita. Ia menentang ‘bosnya’ Gubernur Jateng, Bibit Waluyo, yang ngotot hendak bangun mall di Solo. Ia juga yang berhasil merelokasi pedagang kaki lima tanpa menggusur.

Ia juga kepala daerah yang tak mau terima gajinya. Dan Jokowi, memang pintar, begitu kawan saya menilai dia.

Di ajang Pilkada, Jokowi juga menunjukan kepintarannya. Mendaftar dengan baju kemeja kotak-kotak. Katanya, itu dibeli dari Pasar Tanah Abang. Begitu pengakuannya pada media. Dan, kini kemeja kotak-kotak itu menjadi nama tersendiri, kemeja Jokowi.

Di Pasar Tanah Abang, penjual kemeja seperti yang dikenakan Jokowi dan Ahok, selalu menawarkan kemeja itu pada pembeli sebagai kemeja Jokowi.

Ini pendapat saya, dalam kontek kemeja, Jokowi juga pintar. Pintar menemukan identitas yang akan dikenali masyarakat lewat baju yang dikenakannya. Tanpa harus bekerja keras mengurus hak cipta, kemeja kotak-kotak itu sudah dikenal dengan nama kemeja Jokowi.

Saya pernah menyaksikan sebuah tayangan di sebuah stasiun televisi yang menggambarkan Jokowi hendak pamit ke warga Solo karena mau maju ke Pilkada Jakarta. Dalam tayangan itu, Jokowi datang ke warga, dikerumuni warga, dan mengobrol laiknya teman lama.

Tak terlihat ia datang sebagai pejabat yang kerap menjaga jarak dengan rakyatnya. Mungkin ini penilaian sekilas saya, yang bisa jadi keliru dan subjektif. Tapi entah saya tidak tahu, kenapa saya berkesimpulan, untuk kasus pamit diri Jokowi juga pintar. Pintar menampilkan sosoknya di tengah warga.

Akhir-akhir ini Jokowi sibuk. Datang dan menyowani komunitas warga, sembari menebar janjinya kalau ia terpilih jadi ‘meneer’ ibukota. Namun yang pasti, sekali lagi menurut saya, Jokowi dengan lagak dan gayanya, pintar untuk menarik rasa suka warga. Faktanya, dari yang sebelumnya tak tercatat di survei, kini popularitas dia sudah merangsek di urutan dua, di bawah incumbent, Fauzi Bowo yang sudah bertahun-tahun membangun citra di ibukota.

Akankah Jokowi bisa memintari Fauzi Bowo? Kita tunggu saja hasil Pilkada ibukota, karena ada enam pasangan yang bakal berlaga, termasuk Jokowi-Ahok.
sumber http://politik.kompasiana.com/

Iklan

About Ridwan Garcia

Dalam hidupku hanya ingin melakukan yang terbaik buat diriku dan orang lain. melakukan yg terbaik itu tujuanku. Cukup banyaak juga tulisan tulisan ku di dunia maya, yg memang sengaja aku kumpulkan dalam satu website , apa yg aku tulis semoga akan bermanfaat banyak buat orang banyak dan khususnya untuk dunia maritime indonesia, aku adalah seorang pelaut. yg selalu berlayar jauh dari indonesia. karena kecintaan ku terhadap dunia maritime jika ada waktu luang aku selalu ingin menuangkan ide ide atau pengalamanku untuk membantu rekan rekan pelaut. dan ku harapkan sharing dan info yg kutulis bermanfaat buat rekan rekan pelaut indonesia. dunia maritime kita kekurangan banyak buku buku dalam terjemahan indonesia. semoga ke isengan ku ini bermanfaat buat orang banyak. salam Ridwan Garcia/ http://infokapal.wordpress.com/

Posted on April 15, 2012, in copy paste 15 Apr 2012. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: