Hendardji Cecar Jokowi Soal Satu Jam Ngantor

JAKARTA–MICOM: Bakal calon Gubernur (cagub) DKI Jakarta dari jalur independen Hendardji meragukan komitmen soal ‘satu jam di kantor’ yang dikemukakan Jokowi.

Pasalnya, Jokowi selalu mengatakan bahwa jika terpilih nanti dirinya hanya sejam berada di kantor dan sisa waktunya dihabiskan untuk ke lapangan dan berhadapan langsung dengan persoalan masyarakat DKI.

“Pak Jokowi, Bapak selalu bilang, di kantor saja cuma sejam, sisanya di lapangan. Apakah mungkin kira-kira satu jam di kantor. Karena Bapak harus memberi petunjuk perencanaan, Bapak juga harus melakukan pengawasan dan reformasi birokrasi. Apakah itu mungkin? Kalau diambil satu jam, apakah 23 jam Bapak di lapangan atau istirahat atau pulang ke Solo,” ujar Hendardji dalam acara debat visi-misi cagub di Aula Terapung Universitas Indonesia (UI), Jumat (27/4).

Pertanyaan Hendardji mengundang banyak reaksi dari calon gubernur lain dan penonton. Cawagub Jokowi yaitu Ahok nampak tertawa terbahak-bahak.

Juga calon lain seperti Hidayat Nur Wahid, Alex Noerdin tertawa terbahak. Bahkan penonton sesekali berteriak, “23 jam Jokowi pulang Ke Solo,” teriak penonton diikuti gelak tawa yang lainnya.

Jokowi nampak tenang. Perlahan dirinya menjawab pertanyaan Hendardji. Jokowi mengatakan pemimpin sekarang ini banyak yang menghabiskan waktu di kantor untuk tanda tangan kemudian dapat uang dan jarang berinteraksi dengan masyarakat.

“Saya kira begini, banyak sekali pemimpin yang kerja administrasi dan birokrasi yang hanya tanda tangan terus dapat duit. Ini yang harus dihindari. Saya di kantor yang sudah saya praktekkan tujuh tahun, tanda tangan cuma 30 menit,” ujarnya.

Bahkan, Jokowi menghela nafas panjang saat mengatakan, seharusnya para pejabat jangan terlalu banyak rapat. “Hmmm…. Jangan banyak rapat-rapatlah,” ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, persoalan masyarakat adalah persoalan riil yang hanya bisa ditemukan gubernur bila langsung turun ke jalan, bantaran sungai, pasar dan pinggiran kota.

“Karena problem kota adalah problemnya di pasar, tempat kumuh dan jalan, bantaran sungai, pinggiran kota,” ujarnya.

Persoalan masyarakat, lanjut Jokowi, tidak ditemukan di kantor. Kantor menjadi tempat pembenahan sistem saja.

“Bukan di kantor. Di kantor, kalau sistemnya sudah dibenahi, sudah tidak ada masalah. Sistem perizinan dibenahi. Ini sudah dipraktekkan, tinggal dibawa dari Solo ke sini dengan skop yang lebih luas,” jelasnya.

Hendardji tetap tidak puas dengan penjelasan Jokowi. Sebab, menurut Hendardji, seorang pemimpin harus berada di kantor untuk bisa dekat dengan staf dan bisa benahi birokrasi.

“Masalahnya, dekat dengan staf juga dibutuhkan. Komunikasi dengan staf ada jarak nantinya,” ujar Hendardji.

Namun, Jokowi tetap ngotot bahwa gubernur harus turun ke lapangan. Sebab, untuk urusan di kantor bisa diserahkan ke Wakil atau Sekda.

“Kan ada wakil, wakil diberi peran dong. Sekda diberi peran dong. Kenapa harus semua diambil gubernur kan ada sekda,” ujar Jokowi sambil tertawa terbahak-bahak. (*/OL-9)
sumber http://www.mediaindonesia.com

Iklan

About Ridwan Garcia

Dalam hidupku hanya ingin melakukan yang terbaik buat diriku dan orang lain. melakukan yg terbaik itu tujuanku. Cukup banyaak juga tulisan tulisan ku di dunia maya, yg memang sengaja aku kumpulkan dalam satu website , apa yg aku tulis semoga akan bermanfaat banyak buat orang banyak dan khususnya untuk dunia maritime indonesia, aku adalah seorang pelaut. yg selalu berlayar jauh dari indonesia. karena kecintaan ku terhadap dunia maritime jika ada waktu luang aku selalu ingin menuangkan ide ide atau pengalamanku untuk membantu rekan rekan pelaut. dan ku harapkan sharing dan info yg kutulis bermanfaat buat rekan rekan pelaut indonesia. dunia maritime kita kekurangan banyak buku buku dalam terjemahan indonesia. semoga ke isengan ku ini bermanfaat buat orang banyak. salam Ridwan Garcia/ http://infokapal.wordpress.com/

Posted on April 28, 2012, in copy paste 28 Apr 2012. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: