Ahok: Kampanye Hitam Menguntungkan Kami

TEMPO.COJakarta – Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku belum tahu adanya selebaran kampanye hitam di halte Transjakarta yang dilayangkan kepada pasangannya, Joko Widodo, sebagai calon Gubernur DKI Jakarta. “Wah, saya baru tahu ada selebaran (kampanye hitam) itu. Saya belum dengar sama sekali,” ujar Ahok ketika dihubungi Tempo, Jumat, 4 Mei 2012.

Menanggapi keberadaan selebaran tersebut, Ahok mengatakan bahwa Jokowi dan dia akan tetap menghadapinya dengan kepala dingin. Menurut Ahok, kampanye hitam atau upaya untuk menjatuhkan mereka sudah kerap terjadi. Sebagai contoh, kala pertemuan dengan rakyat, Ahok mengatakan banyak orang yang berupaya mempengaruhi warga untuk mengacuhkan dia dan Jokowi.

Ahok menjelaskan lebih lanjut bahwa keberadaan selebaran kampanye hitam justru akan menguntungkan Jokowi dan dia. Menurut dia, selebaran itu menjadi alat sosialisasi yang massif bagi rakyat Jakarta agar segera mengenal Jokowi dan Ahok.

“Perkara dikenalnya buruk dulu atau bikin rakyat bertanya-tanya, itu tidak apa. Justru kami dengan senang hati akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut untuk memberikan klarifikasi,” ujar Ahok. Ia justru menyatakan ingin mengucapkan terima kasih pada pembuat selebaran.

Ahok mengatakan selebaran tersebut juga menegaskan Jokowi diperhitungkan sebagai lawan yang kuat untuk perebutan kursi gubernur. Menurut dia, kalau selebaran itu tidak ada, Jokowi bisa saja dianggap lawan yang tidak diperhitungkan.

Ia juga mengatakan kampanye hitam adalah hal biasa di tengah ketatnya persaingan pemilukada. Oleh karena itu, menurut dia, hal itu tidak perlu dibesar-besarkan. “Di luar negeri, kan, juga sudah biasa hal-hal seperti kampanye hitam itu,” ujar Ahok. Ia yakin rakyat Jakarta kritis menanggapi selebaran itu.

Sebelumnya, Tempo menemukan beredarnya selebaran kampanye hitam kepada Jokowi berjudul “Cerita Baik Tentang Solo, Kenyataannya Buruk.” Selebaran tersebut berisi rangkuman catatan-catatan buruk pemerintahan Jokowi di Solo yang dikutip dari berbagai media. Tempo menemukan selebaran tersebut di halte transjakarta Pos Pengumben. Selebaran tidak disebarkan secara langsung oleh orang, tetapi dibiarkan tergeletak dalam keadaan tertumpuk rapi.

ISTMAN M.P.

sumber http://www.tempo.co/

Iklan

About Ridwan Garcia

Dalam hidupku hanya ingin melakukan yang terbaik buat diriku dan orang lain. melakukan yg terbaik itu tujuanku. Cukup banyaak juga tulisan tulisan ku di dunia maya, yg memang sengaja aku kumpulkan dalam satu website , apa yg aku tulis semoga akan bermanfaat banyak buat orang banyak dan khususnya untuk dunia maritime indonesia, aku adalah seorang pelaut. yg selalu berlayar jauh dari indonesia. karena kecintaan ku terhadap dunia maritime jika ada waktu luang aku selalu ingin menuangkan ide ide atau pengalamanku untuk membantu rekan rekan pelaut. dan ku harapkan sharing dan info yg kutulis bermanfaat buat rekan rekan pelaut indonesia. dunia maritime kita kekurangan banyak buku buku dalam terjemahan indonesia. semoga ke isengan ku ini bermanfaat buat orang banyak. salam Ridwan Garcia/ http://infokapal.wordpress.com/

Posted on Mei 4, 2012, in copy paste 4 may 2012. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: