Jokowi: Solo Tidak Butuh Investor Asing

TEMPO.COSurakarta – Dalam beberapa tahun ke depan, akses transportasi menuju dan dari Surakarta ke Semarang dan Surabaya akan makin mudah dengan selesainya pembangunan jalan tol Solo-Semarang dan Solo-Surabaya. Wali Kota Surakarta Joko Widodo mengatakan, dengan kemudahan akses di atas, maka Solo akan semakin menarik bagi investor.

Namun dia tidak ingin ada investor asing yang menanamkan uangnya di Surakarta. “Solo tidak perlu ada investor dari luar negeri,” kata Jokowi–panggilan akrab Joko Widodo–kepada wartawan, Jumat, 11 Mei 2012.

Menurut dia, orang Indonesia masih sanggup untuk membangun atau berinvestasi di Surakarta. Dia mencontohkan, beberapa hotel dan pusat bisnis di Surakarta justru dikuasai warga Surakarta. “Yang (pusat bisnis) besar-besar itu, punya orang Solo semua,” ujarnya.

Karena itu, dia menilai investor asing tidak cocok berinvestasi di Surakarta. Dia mengarahkan agar mereka menanamkan uangnya di daerah-daerah di sekitar Surakarta. Apalagi di Solo sudah tidak ada lahan luas yang bisa mendukung pengembangan sebuah industri.

Menurut dia, saat ini yang tengah dikebut adalah realisasi revitalisasi Taman Satwa Taru Jurug. Jokowi mengatakan sudah ada dua investor yang berminat bekerja sama dengan perusahaan daerah yang saat ini mengelola Jurug.

“Mereka investor potensial dari Jakarta. Mereka tidak bingung mencari pendanaan karena punya uang sendiri yang siap digelontorkan,” katanya. Rencananya, proses lelang akan dimulai pada Juni mendatang. Sebelumnya, kebutuhan revitalisasi Taman Jurug diperkirakan sekitar Rp 100 miliar.

Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Yoshinori Katori, saat berkunjung ke Solo Techno Park mengatakan Jepang dan Indonesia punya sejarah panjang dalam hubungan industri. “Selama ini, kerja sama Jepang dan Indonesia di bidang otomotif,” katanya.

Karena itu, dia ingin menjajaki hubungan kerja sama antara Solo dan Jepang, khususnya di bidang otomotif. Selain itu, dia ingin mencari peluang-peluang investasi lainnya yang bisa digarap pengusaha Jepang.

Jokowi sendiri menilai yang bisa dikembangkan di eks Karesidenan Surakarta antara lain agrobisnis dan tekstil. Dia menyarankan agar investasi tersebut dilakukan di daerah-daerah di sekitar Surakarta. “Kalau Solo, sudah tidak memungkinkan,” ujarnya.

UKKY PRIMARTANTYO

sumber http://www.tempo.co

About Ridwan Garcia

Dalam hidupku hanya ingin melakukan yang terbaik buat diriku dan orang lain. melakukan yg terbaik itu tujuanku. Cukup banyaak juga tulisan tulisan ku di dunia maya, yg memang sengaja aku kumpulkan dalam satu website , apa yg aku tulis semoga akan bermanfaat banyak buat orang banyak dan khususnya untuk dunia maritime indonesia, aku adalah seorang pelaut. yg selalu berlayar jauh dari indonesia. karena kecintaan ku terhadap dunia maritime jika ada waktu luang aku selalu ingin menuangkan ide ide atau pengalamanku untuk membantu rekan rekan pelaut. dan ku harapkan sharing dan info yg kutulis bermanfaat buat rekan rekan pelaut indonesia. dunia maritime kita kekurangan banyak buku buku dalam terjemahan indonesia. semoga ke isengan ku ini bermanfaat buat orang banyak. salam Ridwan Garcia/ http://infokapal.wordpress.com/

Posted on Mei 11, 2012, in copy paste 11 may 2012. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: