Kata Jokowi Soal Gugatan Macet untuk Foke

VIVAnews – Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo atau Foke bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono digugat oleh dua orang warga Jakarta terkait kemacetan yang kerap terjadi. Terkait gugatan citizen law suit (gugatan warga negara) itu, apa tanggapan Calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo?

Wali Kota Solo yang akrab disapa Jokowi itu memang lebih banyak tertawa dan tersenyum saat ditanya tanggapannya terkait gugatan itu. Kata Jokowi, kemacetan merupakan salah satu masalah yang kerap dialami Ibukota. Namun, bukan berarti masalah tersebut dibiarkan begitu saja.

“Yang namanya masalah ya harus diselesaikan, sehingga masyarakat melihat ada progres, ada perkembangan,” kata Jokowi usai menghadiri “Peringatan Bulan Bung Karno” di Tugu Proklamasi, Jakarta, Sabtu 23 Juni 2012.

Menurut Jokowi yang berpasangan dengan Basuki Tjahja Purnama alias Ahok itu, selama lima tahun terakhir Jakarta seolah tidak mengalami perkembangan untuk menyelesaikan masalah-masalahnya, termasuk soal kemacetan.

“Kalau ada yang menggugat, ya mungkin sudah jengkel banget itu,” kata Jokowi sambil tertawa.

Menurut Jokowi, mungkin memang dalam lima tahun terakhir ini ada beberapa hal yang harus diselesaikan. Namun, tetap harus ada perkembangannya. “Mungkin memang tidak harus selesai, tapi ada perkembangan dalam lima tahun itu. Kalau tidak ada apa-apa dan tidak kemana-mana, masyarakat sudah jengkel dan kemudian menggugat. Saya kira itu wajar,” ucap Jokowi kembali tertawa.

Sebelumnya, dua warga Jakarta yang berprofesi sebagai advokat, Agustinus Dawarja dan Ngurah Anditya menggugat sejumlah pihak atas kemacetan yang terjadi di Ibukota. Gugatan citizen law suit yang didaftarkan 31 Januari 2012 lalu itu ditujukan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dipimpin Foke dan Pemerintah RI di mana Presiden SBY menjadi Kepala Pemerintahannya.

Dalam permohonan citizen law suit ini, mereka meminta SBY dan Foke membuat kebijakan untuk menanggulangi macet. “Kami harap Pemprov DKI dan Pemerintah RI mengeluarkan kebijakan dengan segera untuk mengatasi kemacetan Jakarta,” ujar Anditya di PN Jakpus, Jakarta, Selasa 19 Juni 2012.

Menurutnya, akibat kemacetan tersebut telah merugikan masyarakat Jakarta pada umumnya dan penggugat pada khususnya. Kerugian dimaksud tidak saja kerugian materiil seperti pemborosan bahan bakar. “Tetapi juga kerugian immateriil misalnya kelelahan fisik, stres, tidak nyaman, terpotongnya jam kerja, lingkungan yang tidak bersih, dan banyak lagi persoalan sosial lainnya,” ujar Anditya.

sumber http://politik.vivanews.com

About Ridwan Garcia

Dalam hidupku hanya ingin melakukan yang terbaik buat diriku dan orang lain. melakukan yg terbaik itu tujuanku. Cukup banyaak juga tulisan tulisan ku di dunia maya, yg memang sengaja aku kumpulkan dalam satu website , apa yg aku tulis semoga akan bermanfaat banyak buat orang banyak dan khususnya untuk dunia maritime indonesia, aku adalah seorang pelaut. yg selalu berlayar jauh dari indonesia. karena kecintaan ku terhadap dunia maritime jika ada waktu luang aku selalu ingin menuangkan ide ide atau pengalamanku untuk membantu rekan rekan pelaut. dan ku harapkan sharing dan info yg kutulis bermanfaat buat rekan rekan pelaut indonesia. dunia maritime kita kekurangan banyak buku buku dalam terjemahan indonesia. semoga ke isengan ku ini bermanfaat buat orang banyak. salam Ridwan Garcia/ http://infokapal.wordpress.com/

Posted on Juni 24, 2012, in copy paste 24 june 2012. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: