Ternyata Kesabaran Itu Bernama Jokowi

Sekarang lo nyolok (pilih) siapa?, Kalo nyolok Jokowi bangun (rumah) di Solo aja sono,”, ucap Foke, seperti yang terberitakan di sejumlah media (08/8). Sebelumnya terlampau banyak ucapan Foke yang menyudutkan Jokowi menjelang Pilgub DKI Jakarta Putaran II.

Selain Foke, ucapan yang menyudutkan Jokowi-Ahok, juga datang dari banyak kalangan, yang paling anyar dari H.Rhoma Irama, yang dinilai bernuasa SARA, hingga dia dipanggil Panwaslu DKI Jakarta.

Lantas, apakah isu-isu miring ini akan menurunkan popularitas Jokowi-Ahok? Saya berani mengatakan tidak, malah justru membuat popularitas Jokowi-Ahok kian melambung.

Jokowi dalam berbagai kesempatan justru tak meladeni ucapan-ucapan yang mendiskreditkan dirinya, “Enggak, biasa-biasa saja,” ujar Jokowi kepada pers di kantor DPP PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan (Seperti dilansir sejumlah media, 03/8)

Jokowi hanya menyayangkan bulan Ramadhan sebagai bulan suci bagi umat Muslim justru diisi dengan isu dan fitnah. Menurutnya, hal ini dapat mengirim pesan yang salah dan menjadi pendidikan politik yang buruk pula bagi masyarakat.

Ia mengaku akan fokus pada penyampaian visi misi kepada warga Jakarta, “Kita hanya menyampaikan visi, program, solusi dari masalah-masalah itu aja. Kita akan fokus di situ saja,” tegasnya

Keyakinan saya akan melambungnya popularitas Jokowi justru karena beliau tidak reaksioner menanggapi isu-isu miring yang mendera dirinya. Bagi saya, warga DKI Jakarta dan rakyat Indonesia umumnya sedang mengidamkan sosok seperti Jokowi.

Di negeri ini terlampau banyak pemimpin atau calon pemimpin yang tanpa tedeng aling-aling, akan membalas serangan dengan serangan. Tentang ini justru tidak ada dalam kamus Jokowi. Baginya yang jauh lebih bermartabat adalah menyampaikan visi, program, solusi dari masalah-masalah.

Jokowi justru tengah mengajarkan secara serius pada seluruh lawan politiknya, juga sebagian politisi dalam timnya tentang bagaimana menahan diri, tidak menghasut dan menghina orang lain apalagi membalas hujatan dengan hujatan. Tentang ini Jokowi justru jauh mengamalkan semangat Puasa (menahan hawa nafsu), ketimbang mereka yang merasa paling Suci, hingga atas nama kesuciannya mencerca orang lain. Ternyata kesabaran itu bernama Jokowi ! (f)

sumber http://politik.kompasiana.com

About Ridwan Garcia

Dalam hidupku hanya ingin melakukan yang terbaik buat diriku dan orang lain. melakukan yg terbaik itu tujuanku. Cukup banyaak juga tulisan tulisan ku di dunia maya, yg memang sengaja aku kumpulkan dalam satu website , apa yg aku tulis semoga akan bermanfaat banyak buat orang banyak dan khususnya untuk dunia maritime indonesia, aku adalah seorang pelaut. yg selalu berlayar jauh dari indonesia. karena kecintaan ku terhadap dunia maritime jika ada waktu luang aku selalu ingin menuangkan ide ide atau pengalamanku untuk membantu rekan rekan pelaut. dan ku harapkan sharing dan info yg kutulis bermanfaat buat rekan rekan pelaut indonesia. dunia maritime kita kekurangan banyak buku buku dalam terjemahan indonesia. semoga ke isengan ku ini bermanfaat buat orang banyak. salam Ridwan Garcia/ http://infokapal.wordpress.com/

Posted on Agustus 9, 2012, in copy paste 09 agustus 2012. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Tolong timses, wawancara bunda JOKOWI utk mema’afkan Rhoma yg memfitnah bu Hajjah Kristen, lokasi di dapur, sawah atau sambil makani ayam / bebek / wedus .. unggah di Yutub, Suro diro joyoningrat bakal lebur dening pangastuti .. salam sukses

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: