Jokowi : Tugas Mengantar Esemka Sudah Selesai

Esemka Lolos Uji, Jokowi Lega

Solo – Walikota Solo Joko Widodo mengaku lega manakala Esemka bisa lolos uji emisi. Dengan lolosnya Esemka dalam menjalani uji emisi pekan lalu di Balai Thermodinamika Motor dan Propulsi (BTMP) Tangerang, ia berharap keberadaan mobil tersebut bisa menjadi tonggak sejarah produksi mobil buatan dalam negeri.

Penantian panjang tersebut akhirnya membuahkan hasil manakala Esemka bisa lolos uji emisi setelah ketiga kalinya. “Ini yang ketiga. Hingga kemarin setelah diuji coba sampai berkali-kali. Perbaiki coba lagi, perbaiki coba lagi. Kemudian yang keenam uji coba akhirnya lolos,” kata Jokowi, sapaan Walikota saat akan melangsungkan kirab Esemka, Kamis (16/8).

Setelah dinyatakan lolos, kini Esemka siap untuk produksi missal. “Kira-kira akan dimulai pada bulan Oktober nanti,” tambahnya. Ia juga menilai, kehadiran Esemka merupakan awal kebangkitan kemandirian ekonomi bangsa.

Terkait rencana produksi missal, volume produksi akan dikerjakan secara bertahap. Dalam bulan-bulan awal, ia menargetkan 50 unit pada bulan pertama. “Pokoknya kecil-kecilan dulu, nati baru naik, naik, naik terus. Pertama 50 (unit) dulu, nanti baru 100, 200, 300,” terangnya.

Jokowi juga menegaskan, kiprahnya dalam mengawal Esemka sudah selesai. Nantinya, produk Esemka akan dipegang oleh PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) selaku pemegang principal atas produk Esemka.

http://www.timlo.net/baca/35967/esemka-lolos-uji-jokowi-lega/

==================

.

Satu lagi peristiwa yang sederhana, tetapi adalah kerja budaya yang esensial, di zaman ketidak pastian kehidupan ekonomi yang semakin menekan rakyat, dimana mana semakin sempit sektor lapangan kerja, terutama dibidang manufakturing dan industri. Kegamangan pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja, melambatnya investasi. Keberanian mewujudkan industri mobil adalah absurd dan mokal.

Sementara pihak banyak yang menilai, bahwa itu keinginan yang tidak masuk akal, bagaimana mungkin kita bisa melahirkan industri dalam negeri, sementara ketergantungan konsumsi kita kepada barang konsumsi yang di produksi luar negeri, apalagi produk yang sarat dengan teknology.

Kenekadan Jokowi untuk mendorong dan menceburkan diri kedalam proyeksi mewujudkan industri otomotive adalah spekulasi yang sangat riskan, mengingat karier beliau sudah mapan. Entah apa yang membuatnya demikian yakin akan kemampuan anak anak Esemka sehingga mampu dituntut melahirkan sebuah mobil yang sarat dengan teknology, sementara alat peralatan yang ada jelas jauh dari memadai apabila di bandingkan dengan teknology  yang diterapkan oleh Industri2 otomotive luar negeri.

Seakan semua kendala itu, buat Jokowi hanyalah sekedar tantangan dan hambatan yang harus dilewati dan di lampaui. Tidak terhalang oleh apapun juga, dengan teknology sederhana toh ternyata mampu menghasilkan mobil yang cukup bisa digunakan dan cukup memberi daya tarik kepada konsumen, terbukti begitu banyak pesanan yang diterima.

Jokowi mengaku lega manakala Esemka bisa lolos uji emisi. Dengan lolosnya Esemka dalam menjalani uji emisi pekan lalu di Balai Thermodinamika Motor dan Propulsi (BTMP) Tangerang, ia berharap keberadaan mobil tersebut bisa menjadi tonggak sejarah produksi mobil buatan dalam negeri

Bung Karno pernah mengatakan, Kita bangsa Indonesia tidak boleh diam berdiam diri menerima yang sudah ada, kita harus mencoba dengan visi dan wawasan yang jauh kedepan, jangan melihat sesuatu dari sekarang, gunakanlah imajinasimu untuk menciptakan yang belum pernah ada, dan mustahil akan ada.

Tetapi Kita harus dan wajib mencobanya, Jangan takut jatuh !, bangun lagi !, jatuh lagi ! dan bangun !. Up and down ! , up and down ! up and down !,  Hingga hidup kita penuh dinamika, tidak statis, menerima, narimo apa saja yang diberi, kita harus berusaha menjadi manusia masa depan yang tak terbayangkan masa kini. Bangkit lagi ! dan jatuh lagi !, jatuh lagi ! dan bangkit !.

Esemka bisa lolos uji emisi setelah ketiga kalinya. “Ini yang ketiga. Hingga kemarin setelah diuji coba sampai berkali-kali. Perbaiki coba lagi, perbaiki coba lagi. Kemudian yang keenam uji coba akhirnya lolos,” kata Jokowi Setelah dinyatakan lolos, kini Esemka siap untuk produksi massal. “Kira-kira akan dimulai pada bulan Oktober nanti,” tambahnya.

Jokowi berharap, apa yang dilakukan kini merupakan awal dari menanam biji, yang selanjutnya harus disemai dengan kasih dan sayang kita semua, memupuk dan menyemai dengan ikhlas dan penuh kasih sayang, bahwa  kehadiran Esemka merupakan awal kebangkitan kemandirian Teknology dan Industri, bahkan merupakan awal kebangkitan kemandirian ekonomi bangsa Indonesia.

Terkait rencana produksi massal, volume produksi akan dikerjakan secara bertahap. Dalam bulan-bulan awal, ia menargetkan 50 unit pada bulan pertama. “Pokoknya kecil-kecilan dulu, nati baru naik, naik, naik terus. Pertama 50 (unit) dulu, nanti baru 100, 200, 300,” terangnya.

Jokowi juga menegaskan, bahwa apa yang dilakukan adalah hanyalah pemicu dan awal dari gerakan seluruh komponen bangsa, dan kiprahnya dalam mengawal Esemka sudah selesai, harus ditindak lanjuti dan dikerjakan dengan sungguh sungguh, penuh tanggung jawab, kami berikan dan kami serahkan untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan keinginan dan cita cita kita.

Nantinya, produk Esemka akan dipegang oleh PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) selaku pemegang principal atas produk Esemka. Menjadi Tonggak sejarah kemandirian industri manufacturing, terutama industri otomotive pada khususnya dan kemandirian industri pada umumnya

Jokowi dengan lambaian tangan, justru meninggalkan esemka menuju puncak kejayaan tanpa dirinya ada didalamnya. Ikhlas dan taruhannya yang demikian besar dilewatkan dan diberikan dengan legowo tanpa reserve.

Hanya jejak dan nama yang pasti ada dalam tinta sejarah otomotive Indonesia, Tumbuhlah Bibit yang telah tertanam menjadi pohon yang akan berbuah manis nantinya.

.

Keberanian mempertaruhkan diri dengan ikhlas dan utuh tanpa pamrih

Memberi tanpa harap kembali

itulah JOKOWI

 

Merdeka ! Merdeka ! Merdeka !

.

Jakarta 16 Agustus 2012

.

Zen Muttaqin

sumber http://politik.kompasiana.com/2012/08/16/jokowi-tugas-mengantar-esemka-sudah-selesai/

About Ridwan Garcia

Dalam hidupku hanya ingin melakukan yang terbaik buat diriku dan orang lain. melakukan yg terbaik itu tujuanku. Cukup banyaak juga tulisan tulisan ku di dunia maya, yg memang sengaja aku kumpulkan dalam satu website , apa yg aku tulis semoga akan bermanfaat banyak buat orang banyak dan khususnya untuk dunia maritime indonesia, aku adalah seorang pelaut. yg selalu berlayar jauh dari indonesia. karena kecintaan ku terhadap dunia maritime jika ada waktu luang aku selalu ingin menuangkan ide ide atau pengalamanku untuk membantu rekan rekan pelaut. dan ku harapkan sharing dan info yg kutulis bermanfaat buat rekan rekan pelaut indonesia. dunia maritime kita kekurangan banyak buku buku dalam terjemahan indonesia. semoga ke isengan ku ini bermanfaat buat orang banyak. salam Ridwan Garcia/ http://infokapal.wordpress.com/

Posted on Agustus 16, 2012, in copy paste 17 agustus 2012. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: