Ucapkan ‘Haiya Ahok’, Nara Terancam Tak Dipilih

Jakarta – Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) mengatakan, ucapan bernada SARA Cawagub DKI Jakarta Nachrowi Ramli (Nara), yang memanggil Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan panggilan ‘Haiya Ahok’, berpotensi menggerus suara pada pencoblosan di putaran dua Pilkada DKI.

“Iya. Jelas signifikan pengaruhi dukungan suara. Artinya barang siapa bisa memainkan komunikasi politik yang cantik, elegan mampu menambah dukungan pemilih. Sedangkan mereka yang tidak bagus memainkan komunikasi politik akan mendapatkan sanksi, yaitu potensi untuk tidak dipilih,” kata Koordinator Puskaptis Husin Yazid kepada CentroOne.Com di Hotel F1 Menteng Jakarta Pusat, Senin (17/9/2012).

Meskipun tidak secara nyata menggerus, namun tindakan Nara itu berujung diskriminasi, sehingga mampu mengurangi jumlah pemilih nantinya. Meskipun, secara dukungan politik kubu Foke-Nara memiliki dukungan parpol paling banyak, ketimbang pengusung parpol kepada pasangan Jokowi-Ahok.

“Justru itu pengaruhnya. Memang itu pertarungannya di akhir-akhir jelang pencoblosan nanti. Karena pengaruh paling penting itu pada sosok Figur (60%), sedangkan pengaruh kekuatan mesin partai hanya (40%),” jelasnya.

Dalam hasil survei Puskaptis juga menyatakan bahwa munculnya isu SARA jelang pencoblosan putaran dua Pilkada DKI jelas akan membawa pengaruh negatif bagi pemilik penebar isu SARA. Justru pengaruhnya kecil sekali terhadap peningkatan elektabilitas pasangan calon.

Terbukti, publik yang suka atau terpengaruh sekitar 16,49 persen, sedangkan publik yang tidak suka dengan adanya isu SARA sebesar 67,47 persen dan mereka bahkan akan golput, jika isu SARA dilancarkan terus menerus.

“Semakin kencang isu SARA terhembuskan ternyata akan merugikan pasangan Foke-Nara, karena elektabilitasnya berbanding terbalik dengan elektabilitas pasangan Jokowi-Ahok yang semakin meningkat fantastis. Artinya lebih baik mengedepankan isu-isu humanis, religius, memihak kerakyatan, pembangunan yang sudah ada akan dimaksimalkan,” ujar Husin.

Reporter: Dominicus Alvin – Editor: Raden Trimutia Hatta

sumber http://news.loveindonesia.com/en/news/detail/75325/ucapkan-haiya-ahok-nara-terancam-tak-dipilih

About Ridwan Garcia

Dalam hidupku hanya ingin melakukan yang terbaik buat diriku dan orang lain. melakukan yg terbaik itu tujuanku. Cukup banyaak juga tulisan tulisan ku di dunia maya, yg memang sengaja aku kumpulkan dalam satu website , apa yg aku tulis semoga akan bermanfaat banyak buat orang banyak dan khususnya untuk dunia maritime indonesia, aku adalah seorang pelaut. yg selalu berlayar jauh dari indonesia. karena kecintaan ku terhadap dunia maritime jika ada waktu luang aku selalu ingin menuangkan ide ide atau pengalamanku untuk membantu rekan rekan pelaut. dan ku harapkan sharing dan info yg kutulis bermanfaat buat rekan rekan pelaut indonesia. dunia maritime kita kekurangan banyak buku buku dalam terjemahan indonesia. semoga ke isengan ku ini bermanfaat buat orang banyak. salam Ridwan Garcia/ http://infokapal.wordpress.com/

Posted on September 17, 2012, in copy paste 17 agustus 2012. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: